Rumah Instan Kayu (RIKA) merupakan salah satu rumah tahan gempa yang direkomendasikan untuk percepatan perbaikan pembangunan rumah terdampak bencana memiliki tantangan terutama dalam penyediaan material kayu. Salah satu solusi yang dapat ditawarkan adalah dengan menggunakan material Finger Joint Laminated Board (FJLB) sebagai komponen struktur. Untuk desain bangunan tahan gempa, salah satu komponen yang perlu ditinjau dengan teliti adalah komponen sambungan. Pada penelitian ini, tahanan lateral dari sambungan FJLB dengan baja akan dikaji. Alat sambung yang digunakan adalah baut. Sambungan diuji dengan menggunakan beban monotonik pada arah sejajar serat dan tegak lurus serat. Hasil pengujian pada 12 benda uji dengan standar ASTM D-5764-97a kemudian dibandingkan dengan hasil perhitungan manual menggunakan teori European Yield Model (EYM) yang tertera pada Eurocode 5. Dari pengujian, didapatkan rata-rata nilai tahanan lateral per baut adalah sebesar 18,63 kN (sambungan sejajar serat) dan 15,22 kN (sambungan tegak lurus serat). Rasio antara nilai tahanan lateral hasil pengujian dan perhitungan manual menggunakan teori EYM mendekati nilai 1, dimana sebagian besar mode kegagalan sambungan dari hasil pengujian mendekati mode kegagalan sambungan secara teoritis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa aplikasi teori EYM pada sambungan FJLB dengan baja menggunakan alat sambung baut masih cukup relevan dan memberikan hasil yang cukup dekat dengan hasil pengujian.
Copyrights © 2022