Kondisi Indonesia dalam dua tahun terakhir dihadapkan dengan pandemi Covid-19 yang mengharuskan masyarakat untuk menjaga kekebalan tubuh agar tidak mudah terkena virus. Begitu pula dengan balita yang rentan terkena penyakit jika sistem kekebalan tubuhnya tidak terlindungi. Salah satu upaya untuk melindungi sistem kekebalan tubuh pada balita adalah imunisasi yang dilakukan secara berkala. Selama masa pandemi Covid-19 ini terdata bahwa terdapat penurunan jumlah balita yang telah diimunisasi, yakni hanya mencapai 37,20 % dari target 79,30%. Untuk itu diharapkan posyandu dapat berperan aktif dalam meningkatkan program imunisasi pada balita. Yang menjadi fokus perhatian dalam mengoptimalkan peran posyandu untuk meningkatkan program imunisasi tersebut adalah masyarakat yang memiliki balita namun belum secara aktif mengikuti program imunisasi. Berdasarkan hasil pengamatan dan wawancara yang dilaksanakan di 15 kecamatan yang tersebar di Cianjur, Jakarta, Bogor, Purwakarta, Tangerang Selatan, Bekasi, Kuningan, Sumedang, Bandung, dan Cimahi, memperlihatkan bahwa masih ada sebagian masyarakat yang belum memahami pentingnya imunisasi pada balita. Dalam upaya mengatasi masalah tersebut dilakukan metode pendampingan terhadap masyarakat, tentang pentingnya imunisasi pada balita. Hasil dari kegiatan pendampingan tersebut adalah respon positif dari masyarakat, yakni mereka lebih menyadari pentingnya imunisasi pada balita serta memahami perlunya berpartisipasi aktif dalam program imunisasi pada balita.
Copyrights © 2022