Homeostasis: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Dokter
Vol 4, No 1 (2021)

Literature Review: Ujl Aktivitas Repelen Ekstrak Etanol Daun Seledrl (Apium Graveolens) terhadap Nyamuk Aedes aegypti

Adma Hayani Dona Yanti (Universitas Lambung Mangkurat)
Erida Wydiamala (Universitas Lambung Mangkurat)
Lisda Hayatie (Universitas Lambung Mangkurat)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2021

Abstract

Abstract: The Aedes aegypti mosquito is a vector that causes Dengue Hemorrhagic Fever. Vector mosquito control to break the chain of transmission is by smoking, larvacide, ovisida, electric mosquito repellent and DEET. This writing is done by analyzing related literature obtained from the search results in the database of medical journals, namely PubMed – MEDLINE, Science Biomed, and Google Scholar. Articles included in Both English and Indonesian and published in 2004-2019. A total of 6 articles are included in this literature review. Celery provides 100% protection in the first I50 minutes with 0nly 0ne t0 two bites in the next 30 minutes of exposure. The literature review aims t0 determine the activity of celery (Apium graveolens) as a repelen against Ae mosquitoes. aegypti. Based on a review from the journal above stated the content of celery potentially as a mosquito repellent Ae. aegypti, especially in celery seeds, stems and leaves with active ingredients that support in it such as flavanoids, alkaloids, tannins, and essential oils.  Keywords: apium graveolens, celery, repellency, Aedes aegypti. Abstrak: Nyamuk Aedes aegypti merupakan vektor penyebab Demam Berdarah Dengue. Pengendalian nyamuk vektor untuk memutus rantai penularan adalah dengan pengasapan, larvasida, ovisida, obat nyamuk elektrik dan DEET. Penulisan ini dilakukan dengan menganalisis literatur terkait yang didapatkan dari hasil pencarian pada database jurnal kedokteran, yaitu PubMed – MEDLINE, Science Biomed, dan Google Scholar. Artikel yang disertakan menggunakan bahasa Inggris  maupun Indonesia dan dipublikasikan pada tahun 2004-2019. Sebanyak 6 artikel disertakan pada literature review ini. Seledri memberikan perlindungan 100% dalam 150 menit pertama dengan hanya satu hingga dua gigitan dalam paparan 30 menit berikutnya. Penulisan literature review ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas seledri (Apium graveolens) sebagai repelen terhadap nyamuk Ae. aegypti. Berdasarkan review dari jurnal diatas menyatakan kandungan seledri berpotensi sebagai pengusir nyamuk Ae. aegypti, khususnya pada biji seledri, batang dan daun dengan kandungan bahan aktif yang menunjang di dalamnya seperti flavanoid, alkaloid, tanin, dan minyak atsiri. Kata-kata kunci: apium graveolens, daun seledri, repelen, Aedes aegypti.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

hms

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Homeostasis adalah jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian yang memiliki fokus dan ruang lingkup di bidang kedokteran dan kesehatan. Tulisan-tulisan yang dimuat bisa dalam bentuk Original Research, Literature Review, ataupun Laporan Kasus. Homeostasis terbit tiga kali setahun ...