Telah dilakukan pengujian di Laboratorium terhadap kadar protein total jantung pisang kepok dengan Uji kualitatif menggunakan uji Biuret dan penetapan kadar protein secara kuantitatif dengan metode Kjeldahl. Metode Kjeldahl dilakukan dengan menetapkan kandungan nitrogen yang terdapat didalam bahan. Analisis protein dengan metode Kjeldahl dibagi menjadi tiga tahapan yaitu proses destruksi, proses destilasi, proses titrasi. Dari hasil penelitian uji identifikasi menggunakan uji Biuret larutan sampel menunjukkan adanya protein pada sampel jantung pisang kapok. Kadar protein total yang didapatkan dengan metode Kjeldahl ini didapatkan dua hasil yaitu sampel jantung pisang kepok yang tidak sebesar 0.52% dan sampel jantung pisang kepok yang direbus sebesar 0.34% Disimpulkan bahwa jantung pisang kepok memiliki kandungan protein yang sangat sedikit. Perebusan pada jantung pisang kepok mengurangi kadar protein sebesar 0,18%.
Copyrights © 2022