Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial
Vol 5, No 1 (2022): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Juli 2022

PRAKTIK SUPPORT GROUP BAGI ORANG DENGAN SKIZOFRENIA

Ai Siti Mardiah (Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Padjadjaran)
Aulia Rahmawati (Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Padjadjaran)
Tahrizi Fathul Aliim (Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Padjadjaran)
Sahadi Humaedi (Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Padjadjaran)



Article Info

Publish Date
08 Aug 2022

Abstract

ABSTRAK Skizofrenia merupakan salah satu gangguan psikologis serius yang dapat memberikan pengaruh terhadap pikiran, perasaan, serta perilaku individu yang ditandai dengan hilangnya pemahaman terhadap realitas serta kemampuan citra diri. Skizofrenia dapat memengaruhi kualitas hidup dan fungsi sosial penderitanya melalui distorsi negatif dengan memperburuk emosi, pikiran, dan perilakunya. Orang dengan skizofrenia (ODS) membutuhkan bantuan, penerimaan, dan ikatan sosial yang positif dengan lingkungan sosial mereka selain tindakan medis terutama selama fase transisi yang mana bisa didapatkan melalui kelompok dukungan (support group). Metode: Penelitian kualitatif dengan metode kajian pustaka dilakukan dalam penelitian ini. Literatur-literatur dan hasil-hasil penelitian didapatkan melalui pencarian informasi sekunder seperti google scholar maupun  publish. Hasil: Kelompok dukungan (support group) merupakan salah satu metode pendekatan psikososial yang digunakan bagi pemulihan orang dengan skizofrenia (ODS) yang terbukti dapat meningkatkan kualitas hidup, harapan hidup, fungsi sosial, serta dapat mengurangi kekambuhan penyakit pada penderita. Selain itu, kelompok dukungan (support group) juga memberikan kesempatan bagi orang dengan skizofrenia (ODS) agar dapat saling berbagi pengetahuan maupun pengalaman serta saling membantu selama proses pemulihan sehingga dapat melanjutkan perannya kembali dalam kehidupan bermasyarakat. Kesimpulan: Dengan demikian, adanya kelompok dukungan (support group) sangatlah efektif sebagai metode pertolongan bagi orang dengan skizofrenia (ODS).Kata kunci : support group,   skizofrenia,   KPSI ABSTRACT                 Schizophrenia is a serious psychological disorder that can affect the thoughts, feelings, and behavior of individuals characterized by a loss of understanding of reality and self-image abilities. Schizophrenia can affect the quality of life and social functioning of sufferers through negative distortions by worsening their emotions, thoughts, and behavior. People with schizophrenia (ODS) need help, acceptance, and positive social bonds with their social environment in addition to medical treatment, especially during the transition phase which can be obtained through support groups. Methods: Qualitative research with literature review method was carried out in this study. The literature and research results were obtained through secondary information searches such as Google Scholar and  Publish. Results: The support group is one of the psychosocial approach methods used for the recovery of people with schizophrenia (ODS) which is proven to improve quality of life, life expectancy, social function, and can reduce disease recurrence in sufferers. In addition, support group also provide opportunities for people with schizophrenia (ODS) to share knowledge and experiences with each other and help each other during the recovery process so that they can resume their role in social life. Conclusion: Thus, the existence of a support group (support group) is very effective as a method of help for people with schizophrenia (ODS).Keywords: support group, schizophrenia, KPSI 

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

focus

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial merupakan jurnal ilmiah yang lebih diarahkan untuk memuat kajian dari praktik pekerjaan sosial dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Implementasi kegiatan layanan juga melibatkan partisipasi masyarakat ...