Selain faktor ekonomi, tingkat pengetahuan dan kesadaran orang tua akan pentingnya pemenuhan gizi bagi anak merupakan faktor utama yang menyebabkan tingginya angka stunting di Indonesia. Pengetahuan dan kesadaran ini tidaklah tumbuh dengan serta merta, hal ini harus terus dipupuk dan ditanamkan sejak dini, yaitu pada usia remaja. Remaja berpeluang besar untuk memutus siklus stunting, karena remaja adalah calon orang tua yang akan melahirkan generasi penerus. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja terhadap stunting. Metode yang digunakan adalah melakukan edukasi dengan menggunakan media aplikasi android dan buku saku stunting. Kegiatan dilakukan di Sekolah Menengah Putri Yayasan Waqaf Ar-Risalah dan Panti Asuhan Aisyiyah Koto Tangah di Kota Padang. Pelaksanaan kegiatan berupa pretest tentang stunting, sosialisasi aplikasi android dan buku saku remaja stunting sebagai media edukasi, dan melakukan posttest sebagai bentuk evaluasi keberhasilan kegiatan. Hasil kegiatan berupa peningkatan pengetahuan sebanyak 4,3 poin dan peningkatan sikap sebanyak 5,3 poin pada kelompok yang menggunakan media buku saku. Sedangkan pada kelompok yang menggunakan media edukasi berupa aplikasi android terjadi peningkatan pengetahuan sebanyak 3,4 poin dan sikap sebanyak 6 poin. Kesimpulan: media yang digunakan, baik buku saku maupun aplikasi android mampu melakukan perubahan terhadap skor pengetahuan dan sikap remaja terhadap stunting. Kata Kunci: Pengetahuan dan sikap, remaja, stunting, aplikasi android, buku saku ABSTRACT Beside economic factors, the level of knowledge and awareness of parents about the importance of nutrition for children is the main factor that causes the high stunting prevalence in Indonesia. This knowledge and awareness does not grow immediately, it must continue to be nurtured and instilled from adolescents. Adolescents have a great opportunity to break the stunting cycle, because they are prospective parents who will give birth to the next generation. The purpose of this activity is to increase the knowledge and attitudes of adolescents towards stunting. The method used is to provide education using android application media and pocket book. The activity was carried out at Sekolah Menengah Putri Yayasan Waqaf Ar-Risalah and Panti Asuhan Aisyiyah Koto Tangah in Padang City. Implementation of activities in the form of pre-tests on stunting, socialization of android applications and pocket books as educational media, and conducting post-tests as a form of evaluating the success of activities. The result of the activity is an increase in knowledge by 4.3 points and an increase in attitude by 5.3 points in the group using pocket book media. Meanwhile, in the group using educational media in the form of an android application, there was an increase in knowledge by 3.4 points and attitude by 6 points. Conclusion: the media used, both pocket books and android applications, are able to make changes to the knowledge scores and attitudes of adolescents towards stunting. Keywords: Knowledge and attitude, adolescents, stunting, android application, pocket book
Copyrights © 2022