YUME : Journal of Management
Vol 5, No 3 (2022)

Analisis Pengaruh Pembiayaan Bermasalah dan Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif Terhadap Net Operating Margin (Studi Kasus pada 5 Bank Umum Syariah Periode 2015-2020)

Shielda Tsalitsah Humaira ((Orc ID : https://orcid.org/0000-0003-0155-2555) (Sinta ID : 6675772) STIE Amkop Makassar)
Nana Diana (Unknown)
Syamsul Huda (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Aug 2022

Abstract

Abstrak Tujuan dilakukannya penelitian ini yakni untuk mengetahui bagaimana pengaruh dari pembiayaan masalah dan penyisihan penghapusan aktiva produktif terhadap Net Operating Margin, rasio ini berfungsi sebagai indikator bagaimana bank mampu mengelola aktiva produktifnya untuk memaksimalkan laba. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik analisis data regresi linear berganda. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa secara parsial, pembiayaan bermasalah berpengaruh signifikan terhadap Net Operating Margin dengan memperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan thitung berjumlah 21,016 yang menunjukkan bahwa thitung > ttabel. Sedangkan, Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif tidak berpengaruh terhadap Net Operating Margin dengan nilai signifikansi 0,706 > 0,05 dan thitung sebesar -0,381 yang menunjukkan bahwa thitung < ttabel. Secara simultan, pembiayaan bermasalah dan Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif berpengaruh terhadap Net Operating Margin dengan perolehan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan Fhitung berjumlah 221,052 > 3,3340. Berdasarkan hasil pengujian koefisien determinasi berupa nilai Adjusted R Square sebesar 0,938, dapat disimpulkan bahwa pembiayaan dan Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif berpengaruh secara simultan terhadap Net Operating Margin sebesar 93,8% dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian ini.Kata kunci : Pembiayaan bermasalah, Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP), NOM AbstractThe purpose of this research is to find out how the influence of problem financing and the elimination of productive assets on Net Operating Margin, this ratio serves as an indicator of how banks are able to manage their productive assets to maximize profits. The research method used is quantitative with multiple linear regression data analysis techniques. Data processing results show that partially, problematic financing has a significant effect on Net Operating Margin by obtaining a significance value of 0.000 < 0.05 and thitung amounting to 21,016 which indicates that thitung > ttabel. Meanwhile, the Elimination Allowance of Productive Assets has no effect on Net Operating Margin with a value of significance 0.706 > 0.05 and thitung of -0.381 which indicates that thitung < is not fixed. Simultaneously, problematic financing and Elimination of Productive Asset Elimination affect Net Operating Margin with the acquisition of significance values of 0.000 < 0.05 and Fhitung amounting to 221,052 > 3.3340. Based on the results of the determination coefficient test in the form of Adjusted R Square value of 0.938, it can be concluded that financing and Elimination of Productive Assets affect net operating margin by 93.8% and the rest is influenced by other factors outside of this research.Keywords: problem financing, the elimination of productive assets, NOM.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

yume

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Health Professions Social Sciences

Description

YUME : Journal of Management menerbitkan naskah artikel 3 kali dalam setahun (April, Agustus dan Desember), berisikan artikel dalam bidang Manajemen Keuangan, Manajemen Pemasaran, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Operasional, Manajemen Sratejik, Perilaku Organisasi, Corporate Governance, ...