Hoax atau disinformasi dalam penanganan Covid-19 menjadi salah satu masalah utama di hampir seluruh negara termasuk Indonesia. Untuk kepentingan akademik dan kontribusi perumusan kebijakan penanggulangan pandemi di masa yang akan datang, analisis perkembangan kajian fenomena hoax dan Covid-19 sangat penting dilakukan. Kajian ini menggunakan analisis bibliometrika dengan pencarian keyword “Covid-19”, “in Indonesia”, dan “hoax” atau “disinformation” atau “fake news” dari database Google Scholar (GS). Analisis menggunakan VOSviewer menemukan 276 artikel yang relevan. Hasil analisis bibliometrika menunjukkan penelitian tentang disinformasi dan Covid-19 di Indonesia masih sedikit. Begitupun dari sisi waktu, penerbitan di jurnal internasional, kajian tentang topik ini juga belum terlalu lama. Temuan lainnya adalah bahwa tema-tema penelitian terkait topik ini didominasi istilah “perception”, “number”, “hoax information”, “perspective” dan “student”. Kata-kata di atas masih bersifat umum dan belum fokus pada tema-tema komunikasi risiko seperti trust, kredibilitas, pesan, penerima, psikososial dan lainnya. Hasil analisis juga menunjukkan masih sedikit peneliti yang melakukan kajian dalam isu Covid-19 dan hoax. Data menunjukkan bahwa di antara para penulis tidak ada kerja sama dalam melakukan penelitian ini. Studi ini penting selain sebagai kontribusi untuk mengisi keterbatasan kajian literatur Covid-19 juga memberikan bahan masukan kepada para pembuat kebijakan dalam rangka antisipasi penanganan pandemi di masa yang akan datang.
Copyrights © 2022