Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh variabel indikator makroekonomi yaitu inflasi, nilai tukar rupiah, BI rate, dan produk domestik bruto (PDB) terhadap harga saham perusahaan baik secara parsial maupun simultan. Penelitian dilakukan dengan mengambil 14 perusahaan sebagai objek penelitian dengan waktu penelitian dari tahun 2011-2021, yaitu kelompok perusahaan yang terdaftar pada Indeks saham LQ45 dengan teknik purposive sampling. Metode yang digunakan adalah regresi data panel dengan model fixed effect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel inflasi dan produk domestik bruto (PDB) tidak ada pengaruh dan tidak signifikan terhadap harga saham perusahaan, sedangkan nilai tukar rupiah dan BI rate berpengaruh dan signifikan terhadap harga saham perusahaan. Secara simultan ada pengaruh inflasi, nilai tukar rupiah, BI rate, dan produk domestik bruto (PDB) terhadap harga saham perusahaan pada Indeks saham LQ45 di Bursa Efek Indonesia. Korelasi variabel pada penelitian ini terhadap harga saham perusahaan adalah 33.107%, sedangkan lainnya 66.90% dapat dijelaskan oleh variabel lain yang tidak digunakan dalam penelitian ini.
Copyrights © 2022