Kohort ibu dan balita digunakan sebagai alat ukur untuk melakukan identifikasi masalah kesehatan ibu dan neonatal yang terdeteksi di rumah tangga dan sebagai sumber data pelayanan ibu hamil dan bersalinan serta keadaan atau resiko yang dimiliki ibu. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung serta besarannya antara pelatihan, kompensasi, iklim kerja, konflik kerja dan kepuasan kerja terhadap kompensasi dalam pengisian kohort ibu dan balita di Puskesmas Kota Pontianak Tahun 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang menggunakan desain cross-setional. Sampel yang digunakan sebanyak 70 bidan sebagai responden. Metode analisis yang digunakan adalah Structural Equation Model (SEM) mengunakan SmartPLS dan SPSS. Hasil pengujian hipotesis dengan Structural Equation Model (SEM) dengan metode smartPLS didapatkan bahwa variabel disiplin bidan di Puskesmas Kota Pontianak dipengaruhi oleh pelatihan (13,21%), kompensasi (5.30%), iklim kerja (26,99%), konflik kerja (19,20%) dan kepuasan kerja (10,13%). Pengaruh langsung kompensasi di Puskesmas kota pontianak sebesar 74,8% dan pengaruh tidak langsung sebesar 0,41%. Total pengaruh langsung dan tidak langsung kompensasi sebesar 75,2%. Saran penelitian untuk puskesmas Kota Pontianak bahwa sistem kompensasi di kaji ulang untuk menyesuaikan dengan pelatihan, masa kerja dan waktu kerja bidan. Diharapkan juga Dinas Kesehatan Pontianak memperbaiki sistem penggajian yang ada sekarang dengan sistem penggajian yang jelas dan terstruktur, terutama  penggajian pada bidan kontrak di puskesmas
Copyrights © 2022