Jumlah produksi cabai merah di Kabupaten Tuban mengalami fluktuasi. Berfluktuasinya produksi cabai merah disebabkan oleh banyak hal. Budidaya cabai merah memerlukan penanganan yang intensif, mengingat tanaman ini sangat rentan dengan cuaca dan serangan hama penyakit tanaman. Selain faktor tersebut, usahatani cabai merah juga dipengaruhi oleh hal lain diantaranya penggunaan faktor produksi yang kurang tepat seperti Luas Lahan, Pupuk Organik Cair, Pupuk Kimia dan insektisida. Hal ini mendasari dilakukannya penelitian ini yang bertujuan untuk menganalisis tingkat efisiensi teknis pada petani cabai merah besar mitra Indofood di Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan secara sengaja dengan pertimbangan bahwa kecamatan tersebut merupakan kecamatan yang mempunyai potensi besar pada komoditas hortikultura khususnya cabai merah besar. Penentuan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan metode sensus, yang mana semua petani cabai merah besar mitra Indofood yang berjumlah 37 petani dijadikan sampel untuk penelitian ini. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan analisis efisiensi teknis. Alat analisis yang digunakan yaitu software SPSS. Penelitian ini menggunakan variabel dependen yaitu produksi cabai merah besar. Dengen variabel independen antara lain dolomite, pupuk organik cair, pupuk kimia, insektisida dan luas lahan. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa dari kelima faktor produksi dapat dikatakan efisien secara teknis karena memiliki nilai koefisien yang positif.
Copyrights © 2022