JTAM ROTARY
Vol 4, No 2 (2022): JTAM ROTARY

PENGARUH VARIASI ARUS PENGELASAN PADA SAMBUNGAN TUMPANG BAJA ST37 TERHADAP UJI TARIK DAN FOTO MAKRO

Kristanto, Falentino Ari (Unknown)
Tamjidillah, Mastiadi (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2022

Abstract

Dari Analisa grafik yang telah dilakukan, variasi arus pengelasan mempunyai pengaruh terhadap hasil sambungan las, yaitu panas yang ditimbulkan akan semakin tinggi jika arus yang digunakan semakin besar juga. Hal ini dikarenakan, semakin tinggi panas maka akan membuat elektroda mencair sempurna sehingga semakin kuat hasil las. Hasil las yang semakin kuat akan membuat semakin besar (τ) tegangan tarik pula. Hasil pengujian tegangan tarik tertinggi sebesar 36,91 Kgf/mm2 pada variasi arus 75 ampere di spesimen nomor 3. Nilai tegangan tarik tertinggi pada variasi arus 90 ampere adalah 40,56 Kgf/mm2 di spesimen no 2. Spesimen 5 menunjukkan nilai tegangan tarik tertinggi dari variasi arus 110 ampere yaitu sebesar 42,15 Kgf/mm2. Semakin besar arus yang digunakan akan membuat panas yang semakin besar juga, dengan demikian dengan adanya tekanan pada elektroda maka terbentuklah sambungan las. Tetapi tidak selamanya pertambahan arus itu menghasilkan sambungan yang lebih baik, ada suatu kondisi dimana hasil lasnya rusak karena semakin besar arus, ini terjadi karena setiap material memiliki titik lebur yang berbeda-beda, pengelasan akan rusak jika panas yang dihasilkan melebihi titik lebur material yang digunakan. From the graph analysis that has been done, the variation of the welding current has an influence on the results of the welded joint, the heat caused will be higher if current used is greater as well. Because the higher heat then it will make the electrode melt perfectly so the stronger the weld result. The stronger weld result will make the larger (τ) tensile voltage. The highest tensile tension test result of 36.91 KGF/mm2 on the current variation of 75 ampere in specimen number 3. The highest tensile voltage value in the current variation of 90 ampere is 40.56 KGF/mm2 in specimen No 2. Specimen 5 shows the highest tensile voltage value of 110 ampere current variation of 42.15 KGF/mm2. The larger current used will make the bigger heat as well, thereby with the pressure on the electrode then formed the welding connection. But not always increase of the current results in a better connection, there is a condition in which the result is damaged due to the greater the flow, this occurs because each material has melting point that is different, welding will be damaged if the heat generated exceeds the melting point of the material used.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

rot

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Energy Industrial & Manufacturing Engineering Materials Science & Nanotechnology Mechanical Engineering

Description

JTAM Rotary diterbitkan oleh Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat. JTAM Rotary merupakan jurnal terbuka yang dapat diakses siapapun, baik itu peneliti, akademisi, dan praktisi di bidang teknik mesin. JTAM Rotary terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan ...