Pembangunan jalur trem di wilayah Karesidenan Probolinggo oleh Probolinggo Stoomtram Maatschappij (PbSM) merupakan proses panjang yang tidak dapat lepas dari kepentingan ekonomi. Motivasi tersebut kemudian membawa pengaruh besar terhadap kondisi sosial-ekonomi di tingkat lokal masyarakat KotaProbolinggo. Penelitian ini mengkaji modernisasi transportasi trem uap di Probolinggo pada tahun 1894-1930 dan dampak yang ditimbulkan setelah beroperasinya transportasi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah yang terdiri atas empat tahap, yaitu heuristik,verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Penelitian ini menunjukkan bahwa transportasi trem tidak hanya sekadar berperan mempercepat laju pengangkutan, tetapi juga mendorong perubahan sosialekonomi pada masyarakat Kota Probolinggo. Hal ini dibuktikan dengan munculnya kesempatan ekonomi baru dan meningkatnya mobilitas sosial sebagai bentuk respons positif masyarakat terhadap keberadaan transportasi. Lebih lanjut, sebagai moda transportasi baru yang telah membawa nilai kemodernan, pada akhirnya berpengaruh terhadap proses terbentuknya budaya berkereta api mengarah pada gaya hidup baru masyarakat Probolinggo yang mentradisi
Copyrights © 2022