AbstrakMasa remaja merupakan periode terjadinya pertumbuhan dan perkembangan yang pesat baik secara fisik,psikologis, maupun intelektual. Masalah kesehatan reproduksi pada remaja di Indonesia saat ini salah satunya adalahgangguan siklus menstruasi dengan prevalensi kejadian sebesar 13,7%. Laporan WHO pada tahun 2012menunjukkan bahwa prevalensi gangguan siklus menstruasi pada Wanita adalah sekitar 45%. Diketahui bahwaIndeks Massa Tubuh (IMT) berpengaruh terhadap kinerja hormon reproduksi sehingga dapat menyebabkangangguan siklus menstruasi. Deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional digunakan dalam penelitian ini.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Akademi Kebidanan Bunga Kalimantan dan sampelpenelitian berjumlah 40 orang, diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkanmahasiswi memiliki siklus menstruasi yang normal yaitu sebanyak 14 orang (35%), sedangkan 8 orang (20%)memiliki siklus menstruasi yang tidak normal. Dua belas mahasiswi dengan obesitas mengalami siklus menstruasinormal sebanyak 8 orang (22,5%). Penelitian ini menunjukkan, ada hubungan IMT dengan Siklus Menstruasi padamahasiswa yang ditunjukkan dengan nilai ρ value sebesar 0,029 < 0,05.Kata Kunci : Bidan, Indeks Massa Tubuh, Siklus Menstruasi, Mahasiswa.
Copyrights © 2022