Abstrak Usaha pemerintah Indonesia dalam menghadapi laju pertumbuhan penduduk, salah satunya adalah dengan melaksanakan program Keluarga Berencana (KB). Salah satu bagian dari program KB adalah penggunaan kontrasepsi efektif, yaitu kontrasepsi pil. Pada salah satu puskesmas di Kecamatan Kapuas Hilir, jumlah akseptor KB pil pada bulan April 2022 adalah 120 akseptor (47,0%), suntik 103 akseptor (40,3%), kondom 2 akseptor (0,78%), IUD 4 akseptor (1,56%), dan implant 26 akseptor (10,19%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor-faktor pemilihan metode kontrasepsi pil oleh aksepsor berdasarkan umur, pengetahuan, pendidikan, ekonomi dan jenis kontrasepsi pil. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif, dengan jumlah populasi sebanyak 92 akseptor. Teknik sampling dilakukan secara purposive sampling. Instrument penelitian menggunakan kuisioner dengan pertanyaan tertutup yang dikembangkan sendiri oleh peneliti. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan memilih kontrasepsi pil masih kurang baik, tapi masih perlu penelitian lebih lanjut untuk menggali alasan dibalik kurangnya pengetahuan ini. Kata Kunci : Kontrasepsi Pil, Aksepsor KB, Keluarga Berencana, Pengendalian Jumlah Penduduk
Copyrights © 2022