ABSTRAK Tenaga fungsional Peneliti Dokumen Tingkat Ahli (PDTA) pada instansi Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta memiliki tugas melakukan penelitian dokumen pemberitahuan impor barang. Tugas tersebut sangat berpengaruh terhadap optimalisasi penerimaan negara dalam bentuk Bea Masuk (BM), Cukai dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepemimpinan, layanan digital dan pelatihan dengan motivasi sebagai variabel mediasi terhadap kinerja pegawai. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang bersifat deskriptif dan asosiatif. Pengambilan data primer berdasarkan survey dengan cara menyebarkan kuisioner langsung terhadap responden. Unit analisis: Bidang Pelayanan dan Fasilitas Pabean dan Cukai II di Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno Hatta, populasi: tenaga fungsional Peneliti Dokumen Tingkat Ahli (PDTA) pada Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno Hatta, dan sampel penelitian diambil dari seluruh jumlah populasi mengingat tenaga fungsional Peneliti Dokumen Tingkat Ahli (PDTA) yang berjumlah 34 orang pegawai; dengan menggunakan sampel jenuh yang nantinya akan dihubungkan antara kepemimpinan, layanan digital serta pelatihan dengan motivasi sebagai variabel mediasi terkait pengaruhnya terhadap kinerja pegawai. Teknik analisis pada penelitian ini menggunakan metode rergresi linier berganda dengan perangkat lunak SPSS versi24. Variabel yang digunakan: Kinerja Pegawai (Y), Kepemimpinan (X1), Layanan Digital (X2), Pelatihan (X3) dan Motivasi (Z). Hasil penelitian menunjukkan: (1) kepemimpinan dengan motivasi sebagai variabel mediasi tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai, (2) layanan digital dan pelatihan dengan motivasi sebagai variabel mediasi berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai. Kata Kunci : Kepemimpinan, Layanan Digital, Pelatihan, Motivasi, Kinerja.
Copyrights © 2022