Pembangunan Pedesaan
Vol 3, No 2 (2003)

EKSISTENSI HAMA PUTIH PALSU (Cnaphalocrosis medinalis Guenee) DAN PENGARUHNYA PADA USAHA TANI PADI DI KABUPATEN BANYUMAS PREVALENCE OF THE LEAF FOLDER (Cnaphalocrosis medinalis Guenee) AND ITS EFFECT ON RICE FARMING IN BANYUMAS REGENCY

, Sudjarwo ( Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman)
, Herminanto ( Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman)
Ardiyanto, Leo ( Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2003

Abstract

Penelitian telah dilakukan di sentra tanaman padi wilayah Kabupaten Banyumas, mulai bulan September 2001 sampai dengan Pebruari 2002. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui populasi dan intensitas serangan hama putih palsu (Cnaphalocrosis medinalis) di pertanaman mina padi dan padi monokultur, untuk mengetahui teknik pengendalian hama tersebut di tingkat petani, dan mengetahui keuntungan usaha tani padi. Pelaksanaan penelitian menggunakan survei, metode yang digunakan adalah cluster random sampling dengan mengambil sampel sebanyak empat kecamatan secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi hama putih palsu pada budidaya mina padi lebih rendah daripada di pertanaman padi monokultur. Intensitas serangan hama putih palsu pada budidaya minapadi sebesar 19,48 persen dan pada budidaya padi monokultur sebesar 24,31 persen. Teknik pengendalian hama putih palsu yang dilakukan petani menggunakan cara kultur teknis dan masih menggunakan insektisida dengan persentase sebesar 32,27 persen untuk budidaya mina padi, sedangkan pada budidaya padi monokultur sebesar 67,73 persen. Keuntungan dari budidaya mina padi sebesar Rp 4.670.000,00 untuk semusim dengan R/C ratio 2,84, sedangkan dari budidaya padi monokultur sebesar Rp 4.217.500,00 untuk sekali panen dengan R/C rationya sebesar 2,77.

Copyrights © 2003