Stunting masih menjadi salah satu masalah malnutrisi tertinggi di Indonesia yang belum terselesaikan hingga saat ini. Stunting dipengaruhi oleh faktor-faktor yang saling berkaitan, seperti riwayat pemberian ASI eksklusif dan jarak kelahiran. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara riwayat pemberian ASI eksklusif dan jarak kelahiran dengan kejadian stunting pada balita di Desa Santong, Kecamatan Terara, Lombok Timur.Jenis penelitian ini adalah observasional menggunakan metode cross sectional. Jumlah subjek penelitian sebanyak 65 balita dan ibu balita yang berdomisili di Desa Santong dan dipilih menggunakan Random sampling. Data stunting diperoleh menggunakan indikator TB/U yang diukur secara langsung kemudian data ASI eksklusif dan jarak kelahiran diperoleh dengan wawancara menggunakan kuesioner.Analisis statistik hubungan antar variabel menggunakan Rank Spearman. Kejadian stunting pada balita di Desa Santong yaitu 15 (23,1%). Sebanyak 80%balita di Desa Santong tidak mendapatkan ASI eksklusif dan jarak kelahiran balita yang >2 tahun sebanyak 90.8%. Hasil uji hubungan diketahui riwayat pemberian ASI eksklusif p=0,002 dan jarak kelahiran p=0,001 yang menunjukkan bahwa ada hubungan antara riwayat pemberian ASI eksklusif dan jarak kelahiran dengan kejadian stunting di Desa Santong, Kecamatan Terara, Lombok Timur.Kata kunci: Balita, Jarak Kelahiran, Riwayat ASI Eksklusif, Stunting
Copyrights © 2022