Pembangunan Pedesaan
Vol 1, No 1 (2001)

PERANAN HUTAN KEMASYARAKATAN TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN PETANI SEKITAR BAGIAN KAWASAN PEMANGKUAN HUTAN (BKPH) RAWALO(ROLE OF SOCIAL FORESTRY ON INCOME OF FARMERS AROUND PART OF RAWALO FORREST SERVICES AREA)

N, Dyah Ethika ( Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2001

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui peranan hutan kemasyarakatan terhadap tingkat pendapatan petani sekitar bagian kawasan pemangkuan hutan Rawalo. Hasil penelitian Menunjukkan bahwa problern lokal di daerah penelitian dibuktikan dengan adanya kerusakan hutan karena kepadatan penduduk, defisit lahan, kebutuhan kayu bakar, kayu pertukangan dan defisit hijauan makanan ternak. Pelaksanaan program kehutanan sosial dilakukan dengan sistem turnpangsari antara jenis tanaman pokok kehutanan(pinus dan jati), tanaman kayu bakar, buah-buahan dan tanaman pangan dengan jarak yang bervariasi namun sudah ditentukao nleh Perurn Perhutani. Penyediaan bibit tanaman kehutanan dan pupuk Urea, TSP, KCL (merupakan pinjaman) disediakan oleh Perurn Perhutani. Semua hasil tanaman pertanian semusim(palawija) dan hasil sampingan menjadi milik Kelompok Tani Hutan (KTH), kecuali untuk jenis-jenis yang sudah diatur terlebih dahulu pemanfaatanya hasilnya. Pendapatan pesanggem pada tahun pertama belum memberikan keuntungan hal ini disebabkaan danya penggunaa tenaga kerja cukup banyak terutama pada pengolahan tanah. Pada analisis finansial dilakukan proses discounting dengan tingkat bunga riil yang dalam penelitian ini ditetapkan sebesar 19%. Besarnya tingkat bunga riil merupakan selisih rata-rata suku bunga deposito Berjangka selama10 tahun terakhir yaitu sebesar 19% dengan laju inflsi rata-rata 10 Tahun terakhir. Dari hasil analisis data, menunjukkan bahwa usahatani yang dilakukan Desanggem cukup menguntungkan. Dari hasil analisis finansial untuk 5 tahun,( karena Lebih dari itu tanaman sudah ternaungi) masih memberikan harapan keuntungan financial Bagi pesanggem yang ditunjukkan oleh besar NPV sebesar 945.577,70 (positif), BCR > I (1,746) dan nilai IRR sebesar 42,89%. Penggunaan tingkat suku bunga KUT yang Berlaku sebesar 4% memberikan harapan keuntungan bagi pesanggem ditunjukkan oleh Besarnya nilai. NPV sebesar 1.031.303,69 (positifl) BCR> I yaitu sebesar 1,753 dan IRR Sebesar 38,35%.

Copyrights © 2001