Salah satu intervensi pemerintah Indonesia untuk mengatasi persoalan deforestasi adalah melalui program tumpangsari. Program ini memberikan akses lahan pada masa tertentu kepada masyarakat untuk kegiatan pertanian lahan kering di antara sela-sela tanaman kehutanan setelah kegiatan penebangan. Studi ini menemukan bahwa program tumpangsari memberikan pengaruh positif dalam menekan angka pencurian pohon sebagai ukuran deforestasi, sedangkan ketimpangan kepemilikan lahan, jumlah buruh tani, dan kemiskinan meningkatkan tekanan terhadap hutan. Temuan ini menunjukkan bahwa di lokasi tumpangsari yang masih berjalan, tidak ada insentif untuk menebang pohon yang masih muda. Di samping itu, eksistensi petani hutan yang relatif masih aktif dapat mengendalikan hutan dari kerusakan.
Kata kunci: deforestasi, tumpangsari, ketimpangan kepemilikan lahan, buruh tani, kemiskinan
Copyrights © 2003