Polinter
Vol 8, No 1 (2022)

BERDEBAT SOAL PENANGKAPAN MUNARMAN KE MANA MEDIA MASSA BERPIHAK?

Ludhy Cahyana (Pascasarjana Ilmu Komunikasi Politik Universitas Paramadina)
Gina Handayani (Pascasarjana Ilmu Komunikasi Politik Universitas Paramadina)
Deta Anggreani (Pascasarjana Ilmu Komunikasi Politik Universitas Paramadina)



Article Info

Publish Date
11 Aug 2022

Abstract

Penangkapan Munarman oleh Densus 88 Antiteror mengundang kritik dari media. Media dalam penangkapan tersebut, mengungkapkan ketidak setujuannya melalui komentar-komentar dari narasumber, terutama dari kuasa hukum pihak Munarman. Narasumber yang dikutip media menekankan, penakangkapan tersebut tidak prosedural dan melanggar HAM dan hukum. Pada sisi lain, kepolisian dalam hal ini Polda Metro Jaya dan Mabes Polri berpendapat, penangkapan Munarman telah memenuhi standar internasional dalam penangkapan terduga teroris. Dua pendapat berbeda tersebut muncul sebagai framing dalam sepekan usai penangkapan Munarman. Media menyuguhkan perdebatan tersebut dengan narasumber kuasa hukum dan kepolisian. Namun, di balik pemberitaan dua sisi tersebut, tampak keberpihakan media dalam pemberitaan penangkapan Munarman. Prakteknya, media berhasil menggali beragam pasal yang dilanggar oleh kepolisian, sementara media enggan melakukan pendalaman dalam mengupas “prosedur standar penangkapan terduga teroris”, inilah yang menjadi fokus penelitian mengenai penangkapan Munarman. Selain itu, dalam keberpihakannya, media mengutip langsung narasumber, lengkap dengan kekerasan simbolik untuk menghegemoni pemikiran pembaca atau khalayak.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

polhi

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Polinter merupakan jurnal kajian ilmu politik dan ilmu hubungan internasional yang dikelola oleh Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta. Polinter terbit sebanyak dua kali dalam satu tahun, yaitu pada semester genap dan ganjil. Jurnal ini berusaha mengangkat dan mengkaji ...