Perspektif teori keagenan (agency theory) menyiratkan adanya informasi asimetris yang timbul diantara prinsipal dan agen. Hal itu diakibatkan adanya salah satu pihak-umumnya agen, memiliki informasi yang jauh lebih banyak dibanding prinsipal dan ada keinginan dari agen untuk tidak mengungkapkan seluruh informasi yang dimilikinya itu. Situasi informasi asimetris tersebut sangat merugikan, mengingat arti penting informasi dalam proses pengambilan keputusan dan adanya risiko informasi yang akan timbul. Informasi yang tidak lengkap, tidak akurat., dan keliru dapat menghasilkan keputusan yang tidak optimal. Untuk itulah diperlukan upaya untuk mengurangi bahkan menghilangkan informasi asimetris. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi informasi asimetris adalah melalui penggunaan pengungkapan (disclosure) atas laporan keuangan.Kata kunci: Agency theory, informasi asimetris, disclosure.
Copyrights © 2004