Anemia merupakan masalah kesehatan dalam masyarakat terutama bagi kelompok wanita usia reproduksi dan wanita hamil. Penyebab paling umum dari anemia pada kehamilan adalah kekurangan zat besi, asam folat, dan perdarahan akut dan dapat terjadi karena interaksi antara keduanya. Pengetahuan adalah merupakan hasil “tahu” dan ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu. Penginderaan terjadi melalui panca indra manusia, yakni indera penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa dan raba. Pendidikan yang dijalani seseorang memiliki pengaruh terhadap peningkatan kemampuan berfikir. Seseorang yang berpendidikan lebih tinggi akan dapat mengambil keputusan yang lebih rasional, umumnya terbuka untuk menerima perubahan atau hal baru yang dibandingkan dengan individu yang berpendidikan rendah. Ibu yang sedang hamil sangat membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekatnya, yaitu keluarga, dukungan dapat ditujukan melalui sikap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Kecamatan Bandar Kabupaten Bener meriah Tahun 2020, yang dilaksanakan pada tanggal 10-20 Desember 2020, penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Berdasarkan analisa data dapat disimpulkan bahwa faktor pengetahuan ibu hamil dengan kejadian anemia pada ibu hamil berada pada kategori kurang yaitu 43 orang (70,4%), faktor pendidikan ibu hamil dengan kejadian anemia pada ibu hamil berada pada kategori menengah yaitu 41 orang (67,2%), dan faktor dukungan keluarga dengan kejadian anemia pada ibu hamil berada pada kategori negative yaitu 46 orang (75,4%). Di harapakan kepada ibu hamil untuk meningkatkan pengetahuan tentang anemia yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi sampai proses persalinan.Kata Kunci: Pengetahuan, Pendidikan, Dukungan Keluarga, Anemia Pada Ibu Hamil
Copyrights © 2022