Keran wudu pada masjid maupun tempat-tempat umum saat ini masih digunakan secara manual. Berbagai bentuk kelalaian, seperti lupa menutup keran atau membiarkan keran terbuka akan mengakibatkan pemborosan air sehingga kurang efektif dan kurang efisien. Penghematan air wudu bisa dilakukan dengan mengurangi jumlah pemakaian air yang dikeluarkan oleh keran. Oleh karena itu, dibuatlah “Rancang Bangun Keran Wudu Otomatis dengan Memanfaatkan Sensor HC-SR04 Berbasis Mikrokontroler Arduino Nano” yang bertujuan untuk meminimalisir pemborosan air. Alat ini dikontrol dengan menggunakan Arduino nano sebagai pengendali utama, keran air otomatis ini menggunakan sensor ultrasonik sebagai pendeteksi keberadaan objek atau anggota tubuh manusia yang sedang berwudu. Prinsip kerja alat ini, pada saat Arduino nano diberi sumber AC, sensor ultrasonik akan mendeteksi keberadaan objek dengan jarak ≤ 30 cm sehingga relay akan aktif dan menghidupkan pompa air. Ketika sensor ultrasonik tidak mendeteksi keberadaan objek dengan jarak ≥ 30 cm, relay dan pompa air akan mati. Hasil yang didapatkan dengan penggunaan alat ini adalah membantu pengguna ketika berwudu serta meminimalisir pemborosan air sebesar 22.72%.
Copyrights © 2022