Sintesis senyawa poliol sebagai bahan intermediate pada pembuatan pelumas dari minyak kelapa sawit (CPO) telah dilakukan untuk mensubstitusi pelumas dari minyak bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu, waktu reaksi dan katalis terhadap konversi senyawa poliol yang dihasilkan dengan variabel suhu 45, 50, 55, dan 60 °C dan waktu reaksi 30, 60, 90, 120 menit serta katalis bentonit 1 %. Senyawa poliol mengandung lebih dari satu gugus hidroksil yang terbentuk dari reaksi hidroksilasi senyawa epoksi CPO dan alkohol (metanol). Senyawa epoksida CPO diperoleh dari hasil reaksi epoksidasi antara asam peroksida dengan senyawa asam asetat dengan CPO. Kualitas senyawa poliol ditentukan dari analisis densitas, bilangan asam, indeks viskositas, bilangan hidroksil, dan bilangan oksiran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konversi senyawa poliol tertinggi adalah 51,985 % pada 55 °C selama 120 menit. Konstanta kinetika reaksi hidroksilasi pada 55 °C adalah 0,197 mol/L menit. Senyawa poliol dari hasil sintesis dari minyak kelapa sawit telah berhasil diproduksi dan memenuhi standar SNI untuk digunakan sebagai bahan baku produksi biolubricant.
Copyrights © 2022