Jurnal Pembangunan dan Alam Lestari
Vol 3, No 2 (2012)

Metode Pendugaan Longsor Di Kawasan Perbukitan Malang Selatan

Sugeng Prijono (Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang)
Wulansari D. Nurrohmah (Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang)



Article Info

Publish Date
06 Sep 2013

Abstract

Penelitian dilaksanakan pada titik longsor pewakil di wilayah Perbukitan Malang Selatan. Analisis longsor didasarkan pada kondisi longsor dan tipe penggunaan lahan yang terbagi menjadi tiga yaitu hutan produksi, kebun campuran dan tegalan. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi karakteristik lapisan semi kedap dan kedalaman bidang gelincir tanah melalui estimasi kondisi lapisan semi kedap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lapisan semi kedap yang berpotensi memicu longsor berupa akumulasi liat yang padat dan relatif mampat. Lapisan semi kedap dan komposisi tekstur pada penampang longsor menentukan kedalaman bidang gelincir tanah. Hal ini berkaitan dengan kondisi bidang gelincir tanah. Identifikasi pembentukan bidang gelincir tanah paling dalam ditemukan pada penampang longsor Desa Sempol pada kedalaman 82 cm dengan komposisi lapisan liat semi kedap pada kedalaman 100 cm sedangkan pembentukan bidang gelincir paling dangkal ditemukan pada penampang longsor Desa Telogorejo pada kedalaman 27 cm dengan bentukan kombinasi lapisan liat semi kedap dengan pecahan fragmen batuan gamping pada kedalaman 27-107 cm. Pembentukan bidang gelincir juga ditentukan komposisi laju aliran air dan komposisi tekstur antar lapisan tanah. Semakin halus komposisi tekstur maka laju KHJ akan semakin rendah sehingga estimasi bentukan bidang gelincir tanah dapat terlihat dari perbedaan nilai KHJ antar lapisan tanah. Semakin dalam bentukan bidang gelincir tanah, maka semakin besar volume longsornya.  Volume longsor terbesar ditemukan pada penampang longsor Desa Sempol yaitu 337.5 m3 sedangkan untuk volume longsor terbesar ditemukan di Desa Telogorejo yaitu 17.2 m3. Penelitian dapat disimpulkan bahwa letak lapisan semi kedap pada kawasan Perbukitan Malang Selatan selalu diikuti oleh pembentukan bidang gelincir tanah sehingga berpengaruh terhadap besarnya volume longsor. Kata Kunci : Lapisan Semi Kedap, Bidang Gelincir, Permeabilitas Tanah,  Longsor

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

jpal

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Control & Systems Engineering Decision Sciences, Operations Research & Management

Description

Indonesian Journal of Environment and Sustainable Development is an interdisciplinary journal with scope aspects of environmental impacts (biophysical and socio-economic) a result of development. The journal also examines the phenomenon of a complex interaction between development and the ...