Era new normal sudah masuk dalam semua aspek hidup manusia termasuk kehidupan beriman. Ibadah online adalah fokus peneliti yang dikaitkan dengan relasi sosial serta berdampakkah online pada pertumbuhan iman umat dengan lokus adalah GMIT?. Setelah pandemi covid 19 melandai beberapa gereja di Indonesia menyelenggarakan ibadah secara hybrid yakni perpaduan onsite dan online, tentu ada dampak positif dan negatifnya. Hipotesa yang akan dibuktikan adalah jika ibadah dan relasi sosial dihayati secara benar maka berkorelasi pada pertumbuhan iman umat di GMIT akan bertumbuh, peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan penyebaran angket dalam bentuk gogole form pada 210 orang responden dengan bervariasi usia dan jenis pekerjaan dan gender. Kajian teori yang berkaitan dengan variabel penelitian adalah perpektif Alkitab tentang hakikat ibadah, Gereja sebagai persekutuan sesama dengan Tuhan, membangun relasi dalam komunitas berdasarkan kasih Kristus pada era teknologi informasi, Teori .Perkembangan Iman menurut James Fowler serta kajian dalam teori pertumbuhan Gereja. Hasil Analisa data menggunakan SPSS dengan Uji validasi dan reabilitas dan uji korelasi, diperoleh terdapat korelasi antara ibadah online dengan pertumbuhan iman dengan hasil Pearson Correlation yang memiliki hasil 0,665 sementara relasi sosial dengan pertumbuhan iman relatif sangat kuat dengan hasil Pearson Corelation 0618, dengan demikian hipotesa terbukti bahwa ada korelasi ibadah online dan relasi sosial terhadap pertumbuhan iman jemaat GMIT dengan hasil Pearson Correlation yang memiliki hasil < 0.05.Kesimpulan yang diperoleh bahwa ibadah online di era digitalisasi umat memanfaatkan teknologi informasi secara maksimal, sejalan dengan itu umat juga menghayati perlunya menjalin relasi sosial dengan sesamanya dengan maksimal, tergambar GMIT telah mendampingi serta mendidik umat di era teknologi informasi dengan tetap menjalin relasi dengan Tuhan dan sesamanya, saran perlu terus dimodifikasi metode, strategi dan pendekatan dalam mendampingi serta mendidik umaut agar terus berelasi secara seimbang debgan Tuhan dan sesame sesuai dengan Hukum Allah pada Matius 28: 19-20.
Copyrights © 2022