Pembangunan kesehatan yang berhasil sangat ditentukan oleh kesinambungan antara upaya-upaya program yang telah dilaksanakan sebelumnya dan sektor terkait. Salah satu upaya program pemerintah pada pelayanan kesehatan ibu dan anak adalah peningkatan cakupan ASI ekslusif dan inisiasi menyusu dini (IMD) yang memiliki peran besar terhadap kelangsungan pertumbuhan dan perkembangan anak. Kelancaran pemberian ASI dipengaruhi multifaktor, salah satu alternatif upaya meningkatkan produksi ASI dengan terapi non farmakologis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu penelitian yang berbentuk deskriftif dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel dibagi dalam dua kelompok ibu nifas post sectio ceasarea yang memenuhi syarat inklusi 50 responden. Pemberian pijatan oksitocin menggunakan minyak aromaterapi Clary Sage dan virgin coconut oil (VCO). Hasil penelitian sebagian besar kelancaran produksi ASI terjadi pada hari ketiga lebih cepat dengan Clary Sage oil dibandingkan dengan pijatan menggunakan VCO dengan kelancaran pengeluaran ASI bervariasi. Diharapkan bidan terus memberikan edukasi, pelayanan kebidanan berdasarkan kebaruan keilmuan yang berkualiitas, professional guna meningkatkan kesehatan ibu dan anak
Copyrights © 2022