Proses seleksi karyawan baru selalu di hadapkan pada pilihan sulit untuk menentukan karyawan yang berkualitas, sehingga lembaga akan menggunakan berbagai kriteria untuk memperoleh karyawan yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. Proses perekrutan karyawan ini merupakan masalah yang melibatkan banyak kriteria, mengingat banyaknya pelamar yang akan diseleksi sehingga membuat bagian penyeleksi mengalami kesulitan dalam mengadakan penyeleksian calon karyawan baru pada Ma’had Abu Ubaidah. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) di gunakan untuk menentukan bobot kriteria, dan Technique for Order Preference by Similarity to Order Solution (TOPSIS) berperan dalam menentukan perangkingan prioritas yang paling ideal, dalam hal ini dilakukan penyeleksian karyawan baru dengan cara memberikan bobot nilai sesuai dengan kebutuhan. Untuk mendapatkan karyawan yang baik, diperlukan proses seleksi yang baik. Penggabungan metode AHP dan TOPSIS dapat menghasilkan hasil perangkingan yang lebih objektif. Dengan melakukan penggabungan metode AHP serta TOPSIS dapat menghasilkan rekomendasi yang baik. Output hasil dari penelitian ini berupa laporan hasil seleksi yang bertujuan untuk menghasilkan informasi yang dapat digunakan sebagai pendukung keputusan oleh Mahad
Copyrights © 2022