Dalam penentuan status gizi menggunakan logika fuzzy, digunakan tiga variabel fuzzy yaitu variabel berat dan tinggi badan sebagai variabel input, serta variabel nilai gizi sebagai variabel output. Dengan metode Mamdani digunakan empat langkah untuk mendapatkan output, yaitu langkah pertama yaitu menentukan himpunan fuzzy dari masing – masing variabel input dan output. Langkah yang kedua yaitu aplikasi fungsi implikasi dengan fungsi MIN. Langkah yang ketiga yaitu komposisi aturan dengan fungsi MAX. Langkah yang keempat yaitu mengubah output dari bilangan fuzzy ke bilangan tegas atau defuzzyfikasi, metode defuzzyfikasi yang digunakan adalah metode centroid. Nilai gizi yang diperoleh kemudian disesuaikan dengan interval keanggotaan himpunan fuzzy pada variabel nilai gizi sehingga didapatkan status gizi. Ada perbedaan nilai gizi dan status gizi antara penggunaan logika fuzzy dengan logika tegas berdasarkan IMT. Penggunaan logika fuzzy memungkinkan nilai gizi termasuk ke dalam dua kategori. Sehingga untuk menentukan stastus gizinya, yaitu dengan mengambil derajat keanggotaan tertinggi dari nilai gizi tersebut. Penentuan status gizi dengan logika tegas mempunyai nilai – nilai kritis, dimana ada perubahan kecil pada nilai akan mengakibatkan perbedaan kategori. Perbedaan nilai gizi dan status gizi antara penggunaan logika fuzzy dengan logika tegas berdasarkan IMT terjadi karena input yang digunakan dalam logika tegas adalah bilangan tegas.
Copyrights © 2022