Salah satu hak azasi manusia yang setidaknya mendasar ialah memperoleh pendidikan yang layak seperti tercantum dalam UUD 1945. Ketika seseorang memperoleh pendidikan yang baik, akan terbuka baginya untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Menyadari bahwa pendidikan sangat penting, negara sangat mendukung setiap warga negaranya untuk meraih pendidikan setinggi- tingginya. Beberapa di antaranya melakukan program pendidikan gratis dan program beasiswa bidikmisi. Beasiswa bidikmisi adalah beasiswa diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang berprestasi dan berasal dari kalangan kurang mampu dan berprestasi di Sekolah Menengah Atas( SMA). Program bantuan biaya pendidikan yang diberikan pemerintah melalui Direktorat Jendral pendidikan Tinggi( Ditjen Dikti). Demikian halnya dengan universitas xyz yang telah memiliki program pemberian beasiswa bidikmisi terhadap mahasiswa yang kurang mampu. Oleh karena itu beasiswa harus diberikan kepada penerima yang layak dan pantas untuk mendapatkannya. Akan tetapi, dalam melakukan seleksi beasiswa tersebut tentu akan mengalami kesulitan karena banyaknya jumlah mahasiswa baru dan banyaknya kriteria yang digunakan untuk menentukan keputusan penerima beasiswa bidikmisi yang sesuai dengan yang diharapkan universitas xyz. Untuk itu diperlukan suatu Sistem Pendukung Keputusan( SPK) yang dapat memperhitungkan segala kriteria yang mendukung pengambilan keputusan guna membantu, mempercepat dan mempermudah proses pengambilan keputusan dalam menentukan mahasiswa yang berhak mendapatkan beasiswa bidikmisi.
Copyrights © 2022