Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor -faktor yang dapat mempengaruhi financial distress. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasalitas karena menjelaskan pengaruh antar variabel melalui pengujian hipotesis. Penelitian ini meggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan dengan populasi penelitian yaitu perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2019 sampai dengan 2021. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel yang yang memenuhi kriteria sebanyak 102 selama periode tahun 2019 sampai dengan 2021. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis data kuantitatif dengan menggunakan program SPSS untuk melakukan pengolahan data dengan menggunakan analisis regresi data panel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa intellectual capital dan sales growth berpengaruh negatif terhadap financial distress. Gender diversity, arus kas operasi dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap financial distress.
Copyrights © 2022