Kajian ini dilaksanakan untuk mengetes dampak kepemilikkan institusional, profitabilitas, capital intensity, dan takaran emiten kepada tax avoidance pada emiten perbankan yang tercatat di BEI tahun 2017-2020. Jumlah emiten perbankan yang dipakai sampel ialah 19 emiten dengan observasi yaitu 4 tahun maka seluruh pengamatan banyaknya 76. Teknik yang dipakai dalam perolehan spesimen ialah purposive sampling. Model yang dipakai pada analisis kajian ini ialah analisis regresi berganda. Hasil kajian ini menandakan bahwa kepemilikkan institusional, profitabilitas, dan takaran emiten berdampak positif dan signifikan kepada tax avoidance sementara capital intensity tidak berdampak negatif kepada tax avoidance.
Copyrights © 2022