Jurnal Cakrawala Ilmiah
Vol. 2 No. 3: November 2022

KECANDUAN MEDIA SOSIAL PADA MAHASISWA KEPERAWATAN SETELAH MASA PANDEMIK COVID COVID-19

Imas Rafiyah (Fakultas Keperawatan, Universitas Padjadjaran, Bandung)



Article Info

Publish Date
23 Nov 2022

Abstract

Penggunaan media sosial yang berlebihan setelah masa pandemik covid-19 oleh mahasiswa keperawatan dapat menyebabkan kecanduan yang berdampak terhadap masalah kesehatan fisik maupun psikologis. Sejauh ini belum diketahui bagaimana tingkatan kecanduan mahasiswa keperawatan setelah pandemic covid-19. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi tingkatan kecanduan media sosial pada mahasiswa keperawatan setelah masa pandemi. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif. Mahasiswa aktif sarjana keperawatan yang memiliki gadget sebanyak 279 orang diambil sebagai sampel melalui teknik propotionate stratified random sampling. Kuesioner Intensitas Kecanduan Penggunaan Media Sosial digunakan dalam pengumpulan data. Data kemudian dianalisis dengan prosentase.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkatan kecanduan media sosial mahasiswa keperawatan paling banyak pada tingkat sedang yaitu sebanyak 140 mahasiswa (50,2%). Disusul dengan tingkat kecanduan ringan sebanyak 70 (25,1%) dan berat sebanyak 69 (24,7%). Simpulan penelitian yaitu sebagian dari mahasiswa keperawatan mengalami kecanduan media sosial pada tingkat sedang. Hanya sebagian kecil mahasiswa yang mengalami kecanduan media sosial pada tingkat ringan dan tingkat berat dengan jumlah yang tidak jauh berbeda. Perawat pendidik disarankan memberikan edukasi bahaya kecanduan media sosial serta memberikan konseling dan rujukan bagi yang mengalami kecanduan ringan dan berat.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JCI

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Social Sciences Other

Description

Digitalisasi eknomi menembus batas wilayah negara dan kedaulatan ekonomi yang dapat saja menjadi peluang atau ancaman. Digitalisasi tidak bisa dihindari, tetap permsalahan utamanya adalah bagaimana negara ini harus dapat merumuskan kebijakan agar masyarakat kita jangan hanya menjadi sapi perahan ...