Alat tangkap bagan yang dioperasikan oleh nelayan di Kabupaten Bone ada berbagai macam diantaranya bagan rambo, bagan cungkil dan bagan tancap. Bagan cungkil sendiri merupakan alat tangkap yang baru dikenal oleh nelayan di Kabupaten Bone. Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan dalam pengoperasian bagan cungkil diantara kesesuaian kondisi oseanografi perairan sebagai daerah penangkapan untuk ikan pelagis kecil. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi kesesuaian kondisi oseanografi perairan sebagai daerah penangkapan ikan dan mengetahui komposisi hasil tangkapan bagan cungkil di Desa Lamuru. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu metode wawancara dan survei. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi hasil tangkapan bagan cungkil terdiri atas ikan teri, tembang, pepetek, layang dan cumi-cumi. Dimana ikan teri merupakan jenis ikan yang dominan tertangkap. Sedangkan untuk kondisi oseanografi perairan yaitu suhu permukaan laut, salinitas, pH, kecepatan arus dan kecerahan perairan pada daerah penangkapan ikan cukup stabil dan kisarannya memenuhi sebagai daerah penangkapan ikan untuk bagan cungkil dengan sasaran ikan pelagis kecil.
Copyrights © 2022