Nilai Tukar Petani merupakan salah satu indikator kesejahteraaan petani di Indonesia. Nilai Tukar Petani merupakan perbandingan atau rasio antara indeks harga yang diterima petani dengan tingkat kesejahteraan petani sebagai produsen secara nyata dilihat dari posisi It berada pada pembilang Nilai Tukar Petani. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi inflasi dan luas panen terhadap Nilai Tukar Petani di Provinsi Sulawesi Selatan periode 2006-2020. Jenis pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder dengan melihat data laporan statistic di BPS. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Nilai Tukar Petani di Provinsi Sulawesi Selatan, (2) inflasi berpengaruh negative dan signifikan terhadap Nilai Tukar Petani di Provinsi Sulawesi Selatan, (3) luas panen berpengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Tukar Petani di Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil penelitian ini dapat digunakan pemerintah agar adanya interverensi selaku pengaur dan pembuat kebijakan dalam menjaga kestabilan nilai tukar seperti ketersedian lahan pertanian yang produktif agarpetani tidak kesulitan memproduksi hasil pertanian dan juga tidak menetapkan HPP yang rendah dalam pemasaran karena dapat meyebabkan kesejahteraan petani menurun.
Copyrights © 2022