Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif siswa dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri 047168 Kacinambun Tahun Pelajaran 2019/2020 dengan jumlah siswa sebanyak 16 siswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian model Kemis dan Mc Taggart yang terdiri atas dua siklus. Di setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan dan setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi.Hasil penelitian menunjukkan 1) Hasil belajar kognitif siswa dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah telah mencapai ketuntasan. Pada siklus I menunjukkan 7 siswa tuntas secara individu dengan nilai rata-rata 67,50 dan tidak tuntas secara kelas. Pada siklus II, tuntas secara individu sebanyak 14 siswa dengan nilai rata-rata 81,25 dan tuntas secara kelas. Hasil belajar kognitif siswa berhasil mencapai ketuntasan karena selama pembelajaran siswa lebih aktif dan mampu bekerja sama dalam menyelesaikan LKS; 2) Afektif belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah telah mencapai indikator keberhasilan yang ditandai dengan terjadinya peningkatan di setiap indikatornya. Afektif siswa meningkat karena siswa sudah memiliki tanggung jawab masing-masing sehingga pembelajaran berjalan sesuai yang diharapkan; 3) Keterampilan siswa dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah telah mencapai indikator keberhasilan yang ditandai dengan terjadinya peningkatan di setiap indikatornya. Keterampilan siswa meningkat karena siswa sudah saling bekerjasama dalam menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru.Kata Kunci : Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Hasil Belajar, Afektif, Keterampilan Siswa
Copyrights © 2020