Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh inflasi, Non Performing Financing (NPF), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap tingkat mudharabah bagi hasil pada perbankan syariah di Indonesia. Sampel diambil dengan metode purposive sampling. Didapatkan 60 sampel sektor perbankan syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan sektor perbankan syariah. Penelitian ini menggunakan model regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga variabel bebas mempengaruhi variabel terikat sedangkan secara parsial inflasi tidak mempengaruhi bagi hasil deposito mudharabah tetapi variabel bebas lainnya mempengaruhi variabel terikat secara parsial.
Copyrights © 2022