Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengevaluasi hubungan antara anorexia nervosa dengan body dysmorphic disorder pada remaja. Sebanyak 302 orang mahasiswi Fakultas Ekonomi Jurusan Managemen Universitas Prima Indonesia Medan menjadi subjek penelitian dengan menggunakan metodologi quota sampling. Penelitian ini menguji hipotesis bahwa ada hubungan antara kejadian anorexia nervosa dengan body dysmorphic disorder pada remaja. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan 26 item untuk skala kecenderungan anorexia nervosa dan 34 item untuk skala kecenderungan body dysmorphic disorder. Uji normalitas dan uji linearitas digunakan untuk uji asumsi. Memakai SPSS 17.0 for Windows dan korelasi Pearson Product Moment, data dianalisis. Hasil analisa menunjukkan adanya hubungan positif antara kecenderungan anorexia nervosa dengan kecenderungan body dysmorphic disorder dengan koefisien korelasi Pearson Product Moment sebesar r = 0,236 dengan Sig sebesar 0,000 (p < 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel anorexia nervosa secara efektif berkontribusi 5,6% terhadap variabel body dysmorphic disorder dan selebihnya 94,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti. Hasil penelitian ini mengkonfirmasi premis penelitian bahwa anorexia nervosa dan body dysmorphic disorder memiliki hubungan menguntungkan yang bisa diterima.
Copyrights © 2022