Lansia merupakan salah satu kelompok rentan pada masa awal pandemi COVID-19 karena memiliki resiko 20 kali lebih tinggi bila terpapar COVID-19 dibandingkan dengan kelompok non lansia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan karakteristik demografi dan sosial ekonomi dengan partisipasi kerja lansia yang memiliki skill rendah dan skill tinggi pada masa awal pandemi COVID-19 dengan menggunakan analisis regresi logistik multinomial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel jenis kelamin, status perkawinan, dan kesulitan mendengar tingkat sedang memiliki hubungan positif dengan pekerja lansia dengan skill rendah. Sedangkan, variabel pendidikan, pelatihan, tempat tinggal, kesulitan melihat tingkat parah, kesulitan berjalan tingkat sedang, penggunaan internet dan tempat kerja memiliki hubungan negatif dengan pekerja lansia dengan skill rendah. Dalam upaya meningkatkan kemampuan lansia untuk bekerja dan tetap sehat perlu adanya perhatian khusus dari pemerintah, organisasi, keluarga, maupun masyarakat untuk membantu memastikan lansia dapat memperoleh, mempertahankan, dan berpotensi untuk memperluas pekerjaan mereka di masa awal pandemi COVID-19.
Copyrights © 2022