Sebagai tradisi yang sudah melekat di masyarakat Nagari Siguntur, Tradisi Perangg Pisang emiliki nilai-nilai yang teerkandung di dalamnya, tulisan ini brtujuan untuk mencari dan memahami nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam Tradisi Parangg Pisang ini, dan bagaimana mengetahui bagaimana tradisi ini muncul dan menjadi tradisi yang sangat penting dalam struktur kehidupan masyarakat di Nagari Siguntur. Metode penelitian dalam tulisan ini adalah metode penelitian sejarah, dengan pengumpulan data dengan wawancara langsung ke lapangan sebagai data primer, dan untuk data sekunder dilakukan di perpustakaan. Dalam metode sejarah ini ada beberapa langkah yang harus di lalui yang pertama Heruistik, Kritik Sumber, Analisis, dan yang terakhir punulisan. Dalam tulisan ini dijelaskan tentang awal mulanya munculnya tradisi perang pisang ini, dimana perang muncul karena adanya kepercayaan masyarakat di Nagari Siguntur dan juga di masyarakat di Kabupaten Pesisir Selatan terhadapa kelahiran bayi kembar yang berbeda jenis kelamin, mereka beranggapan bahwa bayi tersebut merupakan awal yang buruk bagi kehidupan mereka setelah dewasa nanti, sehingga masyarakat melakukan tradisi ini untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan. Walawpun ada tujuan yang lainya seperti mengucapkan rasa syukur atas kelahiran bayi sebagai karunia dari Allah SWT. Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat untuk mengucapkan rasa syukur atas lahirnya seorang bayi.
Copyrights © 2022