Jurnal Dekonstruksi
Vol. 8 No. 01 (2022): Jurnal Dekonstruksi Volume 8

Bergerak Menuju Jalan Seni Jeprut

Rahmat Jabaril (Natura Artis Magistra)



Article Info

Publish Date
28 Sep 2022

Abstract

Jeprut adalah suatu kesadaran seniman untuk mengambil jarak dan mencari hal yang baru terhadap tatanan nilai dan tatanan sosial yang sudah ada. Kaum jepruter adalah seniman yang resah dan menolak sikap-sikap yang menerima apa adanya. Karena kalau menerima saja keadaan ia adalah kaum lemah, kaum ambigu, yang akan menjadi objek bagi kaum antroposentrisme yang menginginkan keseragaman bentuk seni. Jepruter tidak mau terjebak pada realitas yang mengikat, ia akan mencari bentuk seni baru yang tidak seragam. Sementara kaum antroposentrisme seni akan menuntut otensitas dari bentuk-bentuk baru tersebut. Mereka mengacu pada tata nilai yang melembaga yang dikelola secara terpusat, agar pengawasannya lebih mudah untuk menstabilkan kekuatan dirinya. Kaum antroposentrisme akan menggunakan tangan negara yang juga sebagai perwakilan dari kekuatan kapitalisme. Kesadaran kreatif kaum jepruter selalu berhubungan dengan media baru yang akan memberikan warna lain pada bentuk-bentuk mainstream kesenian. Jepruter ingin meruntuhkan nilai-nilai seni yang sudah mapan, hal itu tercermin melalui aksi seni yang dilakukan Budi Raxsalam dan Tonny Brour pada tahun 1980an.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

dekonstruksi

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Jurnal Dekonstruksi is a scientific journal published by Gerakan Indonesia Kita (GITA). This journal publishes scientific articles and research reports on the study of philosophy, art, social science, and cultural studies forth times a ...