Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prediksi financial distress melalui analisis kinerja keuangan perusahaan yang digambarkan dari rasio keuangan yaitu profitabilitas, likuiditas, dan leverage. Objek pada penelitian ini adalah perusahaan food and beverage yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) periode 2016 – 2020. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analitis. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 12 perusahaan dengan jumlah periode data selama 5 tahun yaitu 60 data. Teknis analisis data menggunakan analisis regresi berganda untuk menguji hipotesis. Hasil Penelitian menyimpulkan secara parsial, profitabilitas dan likuiditas berpengaruh positif signifikan dan leverage tidak berpengaruh terhadap financial distress. Secara simultan, menunjukkan bahwa variabel profitabilitas, likuiditas, dan leverage berpengaruh signifikan terhadap financial distress pada perusahaan food and beverage yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) periode 2016 – 2020 dengan koefisien determinasi 60,9%. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi perusahaan food and beverage agar lebih memperhatikan profitabilitas dan likuiditas karena dapat mempengaruhi financial distress.
Copyrights © 2022