Sektor perkebunan kelapa telah menjadi kontibutor terbesar bagi kegiatan ekonomi yang banyak dimanfaatkan hasilnya dalam pengembangan industri pengolahan, dimana salah satu pemanfaatan kelapa adalah pemanfaatan melalui penyadapan nira untuk dibuat gula merah kelapa. Potensi wilayah di Kabupaten Banyuwangi juga menghasilkan produk kelapa dan agroindustrinya yang tersebar di beberapa wilayah. Dari kondisi tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah potensi wilayah dalam mendukung produksi gula merah kelapa serta strategi pengembangan agroindustri gula kelapa di Kabupaten Banyuwangi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Pesanggaran memiliki persentase terbesar dari seluruh agroindustri yang ada di Kabupaten Banyuwangi yakni sebesar 22,31 %dari total sebanyak 1067 agorindustri yang ada. Untuk rata – rata luas panen kelapa deres tertinggi berada di Kecamatan Kabat dengan rata – rata luas panen pada periode Tahun 2018 – 2019 sebesar 298 Ha. Produktifitas tertinggi berada di kecamatan Pesanggaran dengan nilai produktifitas nya sebesar 0,59 Ton/Ha. Untuk nilai jual tertinggi produk gula merah kelapa berada di Kecamatan Pesanggaran dengan rata – rata nilai jual tertinggi sebesar Rp 84,788,655 Strategi pengembangan agroindustri gula kelapa di Kabupaten Banyuwangi yakni Meningkatkan mutu gula merah kelapa, Menjalin kemitraan dan kerjasama dan Meningkatkan kualitas SDM.
Copyrights © 2022