Jurnal Ilmiah Agribios
Vol 20 No 2 (2022): NOVEMBER

PERAN ASOSIASI PETANI KELAPA INDONESIA (APKI) DALAM PENGEMBANGAN KELAPA KOPYOR DI KABUPATEN PATI (STUDI KASUS DESA NGAGEL, KECAMATAN DUKUHSETI)

Mitha Nur Jayanti (Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Surakarta)
Eny Lestari (Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Surakarta)
Dwiningtyas Padmaningrum (Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Surakarta)



Article Info

Publish Date
03 Nov 2022

Abstract

Kelapa kopyor merupakan salah satu komoditas unggulan Kabupaten Pati yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Masalah yang muncul terkait kelapa kopyor di Desa Ngagel adalah produksi kelapa kopyor masih terbatas, sehingga tidak dapat memenuhi permintaan pasar. Petani memerlukan adanya lembaga pertanian untuk membantu dan membimbing petani dalam melaksanakan usahataninya agar menghasilkan produksi tinggi. Asosiasi Petani Kelapa Indonesia (APKI) adalah asosiasi yang menaungi petani dan penangkar kelapa kopyor di Kabupaten Pati. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran APKI dalam pengembangan kelapa kopyor dan menganalisis kendala yang dihadapi APKI. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian berada di Desa Ngagel Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati dengan penentuan informan purposive sampling dan teknik snowball sampling. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa peran yang dijalankan APKI untuk mengembangkan kelapa kopyor diantaranya sebagai produsen bibit, motivator, edukator, penghubung petani dengan pemerintah, dan pemasaran. Hasil berikutnya adalah kendala yang dihadapi APKI diantaranya gen kelapa kopyor yang berproduksi terbatas, kurangnya motivasi petani untuk mengembangkan kelapa kopyor, dan serangan hama.

Copyrights © 2022