Cultoure: Jurnal Ilmiah Pariwisata Budaya Hindu
Vol 3, No 2 (2022)

STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA ALAM AIR TERJUN FIJI SEBAGAI OBJEK WISATA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI WISATAWAN DI DESA LEMUKIH, KABUPATEN BULELENG, BALI

Nyoman Danendra Putra (STAHN Mpu Kuturan Singaraja)



Article Info

Publish Date
19 Nov 2022

Abstract

Strategi Pengembangan Objek Wisata Air Terjun Fiji Desa Lemukih Kabupaten Buleleng.Buleleng memiliki berbagai objek wisata yang dapat dinikmati oleh wisatawan, seperti Air Tejun, Pantai, Danau sera Air Panas.Salah satu objek wisata yang dapat dikembangkan di Buleleng adalah objek wisata Air Terjun Fiji yang ada di kawasan Desa Lemukih. Dalam pengelolaan dan perkembangan untuk objek wisata Air Terjun Fiji di kawasan Desa Lemukih tersebut yang memegang peranan penting adalah sumber daya manusia dari masyarakat setempat, karena keahlian dan ketrampilan di bidang pariwisata sangat dibutuhkan dalam pengelolaan pariwisata demi keberlanjutan dari objek wisata tersebut. Berdasarkan hal yang telah diuraikan di atas, maka penelitian ini merumuskan permasalahan penelitian yaitu 1. Bagaimana perencanaan sistem tata kelola daya tarik wisata alam Air Terjun Fiji?, 2. Bagaimana pengorganisasian tata kelola Air Terjun Fiji?, 3. Bagaimana pemasaran objek wisata alam Air Terjun Fiji?, 4. Bagaimana evaluasi tata kelola objek wisata alam Air Terjun Fiji?Untuk menjawab permasalahan tersebut, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan maksud agar memperoleh gambaran secara mendalam mengenai strategi dalam pengembangan pariwisata.Pengambilan informan menggunakan teknik purposive sampling, dan selanjutnya menggunakan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan pemanfaatan dokumen. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa Strategi Pengembangan Obyek Wisata Air Terjun Fiji Desa Lemukih Kabupaten Buleleng telah berjalan sesuai dengan harapan dari segi: tujuannya adalah peningkatan perekonomian masyarakat, peningkatan fasilitas pariwisata, peningkatan pendapatan asli desa (PAD), mendorong peran serta masyarakat dalam pengembangan kebudayaan dan pariwisata, melestarikan lingkungan dan meningkatkan citra pariwisata baik didalam dan luar negeri. Kebijakan diambil melalui musyawarah oleh kelompok-kelompok Pengelola Obyek Wisata, PokDarwis, Bumdes dan Pemerintah Desa kemudian diresmikan melalui sebuah forum dimana ketua yang menjadi perwakilan dan mengesahkan sehingga kebijakan itu bisa dilaksanakan untuk masyarakat. Program pengembangan objek wisata air terjun Fiji yaitu Peningkatan Kualitas SDM melalui pelatihan-pelatihan, Peningkatan sarana dan prasarana penunjang fasilitas wisata serta koordinasi dan sinergitas dengan sektor pendukung pariwisata seperti Pemerintah Daerah dan Perguruan Tinggi.Hambatan dalam strategi pengembangan Obyek Wisata Air Terjun Fiji Desa Lemukih adalah hambatan internalnya yaitu masih rendahnya kualitas sumber daya manusianya dan kurangnya pemahaman tentang dunia pariwisata.Sedangkan kendala eksternalnya yaitu kondisi wilayah yang rawan terhadap longor dan banjir serta kurangnya promosi kepariwisataan yang dapat menarik wisatawan untuk berkunjung. Upaya dalam menghadapi hambatan dalam strategi pengembangan Obyek Wisata Air Terjun Fiji Desa Lemukih yaitu upaya internal yang dilakukan adalah melaksanakan muyawarah yang diikuti oleh Kelompok Pengelola Pariwisata, Bumdes, Pokdarwis, dan Pemerintah Desa sedangkan upaya eksternalnya adalah bersinergi antara Pengelola Pariwisata dengan Pemerintah Daerah dan Perguruan Tinggi terkait dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana longsor dan banjir serta untuk pelaksanaan kegiatan-kegiatan pelatihan dan program-program promosi kepariwisataan.Kata Kunci: Air Terjun Fiji, Strategi Pengembangan, Objek Wisata

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

cultoure

Publisher

Subject

Humanities Environmental Science Social Sciences

Description

Jurnal CULTOURE: Jurnal Ilmiah Pariwisata Budaya Hindu yang menitik beratkan publikasi pada : 1. bidang pariwisata 2. bidang ...