Pencapaian kesejahteraan rakyat atau negara tidak pernah terpisah dari masalah kemiskinan. Jumlah penduduk miskin di Indonesia  bulan Maret 2013, mencapai 28,07 juta orang (11,37 persen), di daerah perkotaan adalah 8,39 persen, sementara penduduk miskin di daerah perdesaan sebesar 14,32 persen. (BPS 2013). Untuk mengurangi kemiskinan Indonesia bersama bangsa-bangsa dunia ikut menandatangani Millenium Developmeny Goals (MDGâs) agenda besar pembangunan di seluruh dunia terdiri dari 8 butir,  urutan nomor satu dan prioritas : (1) Eradicate Extreme Poverty And Hunger (Pemberantasan kemiskinan dan Kelaparan Ekstrim). Tujuan penelitian: (1) mendeskripsikan bentuk kegiatan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan di Desa Dayu Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar, (2) mendeskripsikan proses pelaksanaan Program PNPM Mandiri Perdesaan, (3) mendeskripsikan dampak Program PNPM Mandiri Perdesaan (4) mendeskripsikan makna Program PNPM Mandiri Perdesaan. Metode Penelitian adalah penelitian deskriptif. Lokasi penelitian di Desa Dayu Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar. (1) Kegiatan pilihan open menu dan close menu, (2) Pelaksanaan Program PNPM dimulai sosialisasi awal, pemetaan potensi, perencanaan, dan pelaksanaan program, serta evaluasi program (3) Dampak Positif Program: Pemanfaatan waktu, pemanfaatan  teknologi, Kesejahteraan sosial meningkat, transportasi, dan pendidikan, (4) Makna Program bagi perempuan membantu meningkatkan pemberdayaan dan kesejahteraan ekonomi. Program PNPM Mandiri Perdesaan telah membantu meningkatkan pemberdayaan masyarakat secara ekonomi dan membantu memajukan pembangunan desa. Kata kunci: Proses dan dampak, Pemberdayaan, Program PNPM mandiri, dan Desa Dayu Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar
Copyrights © 2014