Tulisan ini memaparkan hasil kajian ilmiah yang bertujuan untuk menemukan penyebab hampir punahnya ikan batak dan memberi sebilangan strategi alternatif penyelamatannya dan pelestarian ikan batak di perairan Danau Tob.Penelitian dilaksanakan di Medan dan di kawasan perairan Danau Toba, selama dua bulan, yaitu mulai April dan Mei 2022. Metoda penelitian yang digunakan adalah metode survei. Data yang diperoleh adalah berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dengan masyarakat kawasan Danau Toba termasuk para nelayan. Sedangkan data sekunder berupa produksi ikan batak yang diperoleh dari data dinas perikanan yang ada di kawasan perairan Danau Toba. Data hasil survei berupa data aspek sosial dan ekonomi masyarakat nelayan dan hasil pengamatan langsung terhadap kondisi daerah aliran sungai yang bermuara di perairan Danau Toba. Data yang diperoleh dari lapangan (primer maupun skunder) dianalisis, dikompilasi dan dibandingkan dengan kebuutuhan ekologi, reproduksi dan siklus hidup ikan batak. Studi ilmiah ini menemukan sebilangan factor penyebab hampir punahnya ikan batak di perairan Danau Toba antara lain: (1) terdapatnya sejumlah jenis spesies ikan berupa peredator bagi kehidupan ikan batak di perairanan Danau Toba. Ikan kaca-kaca. Ukuran ikan kacakaca lebih kecil dari ikan batak, sehingga ikan kaca-kaca sebetulnya tidak memangsa ikan batak. Namun, ikan kaca-kaca itu memakan telur dan larva ikan batak; (2) terbatasnya pengetahuan dan keterampilan Smasyarakat nelayan di kawasan perairan Danau Toba terutama masyarat nelayan akan biologi dan siklus hidup termasuk reproduksi ikan batak; (3) Air sungai yang bermuara di perairan Danau Toba umumnya berkualitas rendah karena sudah tercemar oleh limbah organik dan limbah tak organik yang berasal dari hasil erosi tanah di daerah aliran sungai. Kata kunci:Punahnya populasi ikan batak, perairan DanauToba,kajianilmiah, limbah takorganik
Copyrights © 2022