Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum
Sarjana Ilmu Hukum, Juli 2022

EFEKTIVITAS PASAL 26 AYAT (1) HURUF D PERATURAN DAERAH KOTA MALANG NOMOR 10 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH TERKAIT PELARANGAN PEMBUANGAN SAMPAH DI TEMPAT YANG TELAH DITENTUKAN ATAU DISEDIAKAN KHUSUSNYA SUNGAI (Studi Kasus di Daerah Aliran Sungai B

Sihabudin Bayu Perwira (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Sep 2022

Abstract

Sihabudin Bayu Perwira, Iwan Permadi, Dewi Cahyandari Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono No.169 Malang e-mail: sihabudinbp@student.ub.ac.id ABSTRAK Penulisan ini mengangkat tentang Efektivitas Peraturan Daerah Kota Malang Nomor 10 tahun 2010 tentang Pengelolaan Sampah pada pasal 26 ayat (1) huruf D yang mana pada bab X terkait larangan pembuangan sampah di tempat yang telah ditentukan atau disediakan khususnya sungai. Peraturan Daerah Kota Malang tentang pengelolaan sampah ini masih belum efektif karena masih banyaknya pelanggaran yang terjadi, dimana masyarakat sekitar aliran sungai brantas masih banyak yang membuang sampah baik sampah hasil rumah tangga atau sampah lainnya ke aliran sungai. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Socio Legal dengan pendekatan Yuridis Sosiologis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alasan masyarakat sekitar aliran sungai brantas yang melanggar Perda tersebut dikarenakan kurangnya fasilitas pengelolaan sampah dikarenakan masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai susah untuk mengelola sampah tersebut, lemahnya pengawasan dari penegak hukum pada hal ini Satpol PP sebagaimana penegak hukum dari adanya perda, dan kurangnya koordinasi antara dinas yang bertanggung jawab sebagai pengelola sampah yaitu Dinas Lingkungan Hidup dengan aparat penegak Perda yaitu Satpol PP. Kata Kunci: Pengelolaan Sampah, Sungai, Dinas Lingkungan Hidup ABSTRACT This research studies the effectiveness of Regional Regulation of Malang Number 10 of 2010 concerning Waste Management, Article 26 Paragraph (1) letter D Chapter X regarding Ban on Waste Disposal in Rivers. This regulation is deemed to be ineffective because littering is still common, and people still dispose of their trash or domestic waste in Brantas watershed. This research employed socio-legal and socio-juridical approaches. The research results have found that people living along the watershed do not get easy access to waste management. Moreover, the minimum supervision performed by the Civil Service Police Unit as law enforcers and the lack of coordination between the Environment Agency and Civil Service Police Unit are some other issues that need attention. Keywords: waste management, river, Environment Agency

Copyrights © 2022