Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) adalah penyakit saluran pernafasan akut disebabkan oleh infeksi yang menular dari manusia ke manusia lainnya. Gejala ISPA timbul lebih cepat, dengan jangka waktu beberapa jam sampai beberapa hari. Faktor risiko pada balita penderita ISPA salah satunya Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) dan ASI Eksklusif. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pemberian ASI Eksklusif dan berat badan lahir balita dengan kejadian infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) pada balita di Desa Tarai Bangun Wilayah Kerja Puskesmas Tambang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh orang tua balita dengan jumlah sampel sebanyak 117 orang tua balita dengan menggunakan teknik Total Sampling. Hasil analisa univariat diperoleh dari 117 responden terdapat 71 responden (60,7%) yang tidak memberikan ASI Eksklusif dan sebanyak 84 balita (71,8%) yang lahir dengan berat badan lahir normal. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan pemberian ASI eksklusif (p= 0,000) dan berat badan lahir balita (p=0,00) dengan kejadian infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) pada balita di Desa Tarai Bangun Wilayah Kerja Puskesmas Tambang. Diharapkan bagi orang tua balita agar dapat memahami tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif karena dapat meningkatkan imunitas tubuh balita dan mencegah balita dari berbagai macam penyakit seperti ISPA.
Copyrights © 2022